Beranda Peristiwa Pedagang Manfaatkan Isu Virus Corona untuk Naikan Harga Bawang Putih

Pedagang Manfaatkan Isu Virus Corona untuk Naikan Harga Bawang Putih

152
0
Ilustrasi bawang putih. (Suara.com)

 

SERANG – Harga bawang putih terus meroket di pasaran. Hal tersebut menyusul isu mengenai dihentikannya impor bawang putih dari Cina setelah merebaknya virus corona.

Pantauan harga bawang putih di Pasar Induk Rau Kota Serang misalnya mencapai Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Padahal harga normal bawang putih per kg hanya mencapai Rp24.000 .

“Kami sudah koordinasi dengan Satgas Pangan Polda Banten untuk mengamankan harga supaya jangan ada spekulan yang menimbun pangan. Kami juga sudah memantau gudang-gudang,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso kepada Bantennews.co.id, Jumat (14/2/2020).

Menurut Babar, isu mengenai dihentikannya impor bawang putih dari Cina telah dimanfaatkan oleh para spekulan untuk mematok harga tinggi terhadap bawang putih. “Itu opini yang berkembang di pedagang eceran. Padahal stok saat ini masih memadai,” jelasnya.

Pemerintah sendiri, menurut Babar sudah mengeluarkan kebijakan impor bahan pokok dari Cina. Sebab, risiko penularan virus Corona dinilai kecil kemungkinan disebarkan melalui bahan pangan. “Komoditi bawang putih tidak terlalu mengkhawatirkan membawa penularan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Perdagangan terus melakukan penetrasi harga sambil mengedukasi masyarakat bahwa stok bawang putih masih memadai. (You/Red)