Beranda Pilkada Serentak 2020 50 Calon Pemilih di Pandeglang Meninggal Akibat Tsunami

50 Calon Pemilih di Pandeglang Meninggal Akibat Tsunami

355
0
Ketua Divisi Program dan Data KPU Pandeglang, Andri Ausini. (Memed/bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang melakukan pendataan ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Pasalnya KPU ingin memastikan pemilih pascatsunami Selat Sunda.

Ketua Divisi Program dan Data KPU Pandeglang, Andri Ausini mengaku mendapat instruksi langsung dari KPU RI untuk melakukan pendataan pada penyelenggara dan warga yang menjadi korban bencana.

“Kami diinstruksikan oleh KPU Pusat untuk mendata pertama penyelenggara yang terkena dampak, kedua kami juga diinstruksikan mendata pemilih yang meninggal dan itu sudah kami lakukan pendataan hanya memang baru data sementara,” kata Andri ditemui di Sekretariat KPU Pandeglang, Rabu (2/1/2019).

Berdasarkan hasil laporan dari tim PPK ada sekitar 50 orang warga yang meninggal dunia akibat tsunami. 50 orang itu merupakan data sementara korban dari beberapa kecamatan yang terdampak bencana dikurangi Kecamatan Carita yang belum memberikan laporan. Kemungkinan besar jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingat masih ada kecamatan yang belum memberikan laporan.

“Kami susun berdasarkan by name by address berdasarkan wilayah itu sekitar 50 orang dan sedang kita susun. Hasilnya kalau sudah fixed berapa yang meninggal akan kami koordinasikan pada KPU RI melalui KPU Banten. Nanti bagaimana kebijakannya apakah dicoret atau ditandai kami belum terima instruksi,” terangnya.

Andri juga mengaku saat ini KPU Pandeglang tengah mengumpulkan dana dari internal untuk korban yang terdampak tsunami, tapi sumbangan tersebut akan diprioritaskan untuk penyelenggara KPU yang terdampak, apabila masih ada dana yang tersisa baru dana tersebut diberikan pada warga yang menjadi korban.

“Pasti, karena itu data sementara yang kami terima dari PPK, kami minta PPK untuk mengececk data pemilihnya yang meninggal karena dampak bencana itu. Penyelenggara ada 1 orang yang meninggal itu pegawai sekretariat Kecamatan Cibitung,” pungkasnya. (Med/Red)