Beranda Gaya Hidup 419 Juta Nomor Ponsel Pengguna Facebook Bocor

419 Juta Nomor Ponsel Pengguna Facebook Bocor

180
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

 

JAKARTA – Berhati-hatilah jika Anda menaruh nomor ponsel milik Anda diFacebook. Pasalnya, ada sebanyak 419 juta nomor ponsel pengguna Facebook yang bocor di internet.

Keseluruh nomor ponsel tersebut disertai dengan sejumlah data geografis mengenai lokasi di mana nomor itu berada.

Di dalamnya diketahui ada sekitar 133 nomor ponsel pengguna Facebook dari Amerika Serikat, 18 juta nomor dari pengguna dari Britania Raya (United Kingdom) serta 50 juta berasal dari Vietnam. Sementara sisanya, berasal dari berbagai negara di dunia.

Nomor-nomor tersebut ditemukan dalam sebuah server yang tidak dilindungi dengan password. Sehingga, siapa pun bisa mengakses database nomor ponsel itu, beserta lokasi pengguna secara leluasa.

Setiap nomor yang bocor ini juga dilengkapi dengan nama ID Facebook si pemilik.

ID Facebook sendiri merupakan serangkaian nomor panjang yang unik dan dapat dilihat oleh publik untuk membedakan akun mereka dengan pengguna akun lainnya.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (6/9/2019), setelah dilakukan verifikasi, terbukti ada sejumlah nomor yang cocok dengan ID Facebook milik pengguna. Bahkan sebagian nomor yang bocor juga memiliki nama pengguna, jenis kelamin dan lokasi.

Database ini pertama kali ditemukan oleh Sanyam Jain, seorang peneliti dari GDI Foundation. Ia mengatakan dirinya juga menemukan beberapa nomor ponsel milik sejumlah selebriti.

Juru bicara Facebook, Jay Nancarrow mengatakan bahwa kumpulan nomor ponsel tersebut merupakan data-data lawas sebelum Facebook kemudian mengubah kebijakan terkait nomor ponsel pengguna pada tahun lalu.

“Kumpulan data tersebut telah dihapus dan kami belum melihat bukti bahwa ada akun Facebook yang terancam,” kata Jay.

Ini bukan pertama kalinya ada informasi pribadi dari para pengguna Facebook yang terpapar dan bocor kepada publik. Sebelumnya, Facebook tersandung kasus skandal Cambridge Analytica di mana informasi pribadi milik jutaan akun bocor ke pihak ketiga. (Red)

Sumber : Kompas.com