Beranda Peristiwa 4 Warga Lebak Minta Dipulangkan dari Papua

4 Warga Lebak Minta Dipulangkan dari Papua

245
0
Satu keluarga asal Lebak yang tinggal di Papua - foto istimewa

LEBAK – Sebanyak empat orang warga Kampung Pasirjati, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak yang tinggal di Wamena, Papua minta bantuan untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

Keempat warga tersebut terdiri dari satu keluarga atas nama Nita Puspita Sari, Karla Bela Pita, Apip Muhamad Firdaus dan Pani Indriani.

“Empat orang warga minta dipulangkan karena panik. Ada isu akan ada aksi demo besar-besaran akhir bulan Oktober sampai Desember,” kata Ade Supardi, kerabat warga yang meminta bantuan kepada Bupati Lebak agar difasilitasi pemulangannya di Pendopo Bupati, Senin (7/10/2019).



Kempat orang yang minta dipulangkan itu masih satu keluarga. “Atas nama Pani Indriani sudah tinggal menetap delapan tahun,” katanya.

Dikatakan bahwa, keponakannya itu tinggal menetap di Kecamatan Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya ikut bersama suaminya yang mendapatkan tugas kedinasan di Koramil Wamena. Pada saat ini situasi dan kondisi di Wamena masih terasa mencekam.

“Karena ada aturan bagi warga pendatang kalau malam hari tidak boleh menyalakan lampu. Kalau malam aliran listrik harus dimatikan, termasuk tidak boleh main HP,” katanya.

Larangan tersebut merupakan salah satu upaya menjaga keselamatan warga pendatang dari sasaran panah atau tembakan orang tidak dikenal. Pada saat ini situasi disana sudah berangsur kondusif tetapi belum terasa aman bagi warga pendatang.

“Termasuk keponakan saya, merasa nyawanya berada dalam ancaman. Sehingga memilih untuk pulang ke kampung halaman,” katanya.

Sementara itu Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menuturkan, pihak akan mencari solusi terbaik.

“Alangkah awal akan berkomunikasi dulu dengan Pemprov Banten. Dan jika misal tidak dapat dilakukan penjemputan, maka akan mengalokasikan anggaran dari biaya tak terduga,” katanya.

(Ali/Red)