Beranda Peristiwa 39.758 Jiwa Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Serang, 4 Kecamatan Masih Terendam...

39.758 Jiwa Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Serang, 4 Kecamatan Masih Terendam Banjir

Petugas mengevakuasi korban banjir di Kabupaten Serang

KAB. SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang (BPBD) melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kabupaten Serang sejak 2 hingga 31 Januari 2026. Bencana yang terjadi meliputi banjir, angin kencang, serta pergerakan tanah yang tersebar di 91 desa pada 28 kecamatan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, jumlah penduduk terdampak mencapai 11.956 kepala keluarga atau 39.758 jiwa. Dari jumlah tersebut terdiri atas 1.367 lansia, 2.884 balita, 1.721 anak-anak, 17 ibu hamil, serta 46 ibu menyusui. Selain itu tercatat satu orang korban meninggal dunia.

Ajat menjelaskan, sebanyak 1.123 kepala keluarga atau 3.963 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman maupun ke rumah sanak saudara. Sebagian warga lainnya melakukan evakuasi mandiri saat banjir melanda permukiman mereka.

Seiring berjalannya penanganan, sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak kini telah kembali kondusif, di antaranya Kecamatan Padarincang, Mancak, Gunungsari, Pabuaran, Baros, Ciruas, Pontang, Tunjungteja, Cinangka, Kibin, Pamarayan, Kopo, Jawilan, dan Cikande. Namun hingga Sabtu (31/1/2026), masih terdapat empat kecamatan dengan lima desa yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Binuang, Carenang, Tanara, dan Anyer.

BPBD juga mencatat sejumlah titik pengungsian yang masih aktif, antara lain di Perum Grand Mekarsari dan Kampung Selawe Desa Mekarsari Kecamatan Carenang, Kampung Kuranji dan Kampung Kawaran Desa Cakung Kecamatan Binuang, Perum Green Harmony Warakas, serta Kampung Sukamaju dan Kampung Kemuludan di Kecamatan Tanara.

Sementara itu, tinggi muka air banjir masih bervariasi di beberapa lokasi. Di Kampung Sukamaju dan Kemuludan Kecamatan Tanara tercatat antara 15 hingga 80 sentimeter, Kampung Selawe Kecamatan Carenang 10 hingga 20 sentimeter, Perum Grand Mekarsari 5 hingga 70 sentimeter, Kampung Kuranji Kecamatan Binuang kembali naik 10 hingga 40 sentimeter, Perum Green Harmony Warakas mengalami penurunan 30 hingga 60 sentimeter, Kampung Kawaran 5 hingga 30 sentimeter, serta Kampung Waluran Rel Kecamatan Anyer 5 hingga 40 sentimeter. Adapun banjir di Kampung Samboja Desa Cikoneng Kecamatan Anyer dilaporkan sudah kondusif.

Baca Juga :  Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Serang, Lebih dari 34 Ribu Jiwa Terdampak

Ajat Sudrajat menambahkan bahwa tim olah data BPBD masih terus melakukan pengumpulan dan pemutakhiran informasi dari lapangan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena masih terdapat potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Serang bagian timur hingga 2 Februari 2026.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan warga serta penanganan bencana berjalan optimal,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Tim Redaksi