Beranda Pemerintahan Gebyar Zakat Sepi, Bupati Serang Tegur ASN

Gebyar Zakat Sepi, Bupati Serang Tegur ASN

45
0
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah - foto istimewa

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku kecewa karena partisipasi pegawai Pemerintah Kabupaten Serang yang minim saat gebyar zakat yang diadakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang di Tenis Indoor Pemkab Serang, Selasa (6/6/2018).

Terpantau, Gebyar Zakat dihadiri Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, Kepala Baznas Kabupaten Serang Wardi Muslich dan beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tatu menjelaskan, dinas yang tidak menghadiri dalam acara tersebut memberikan contoh tidak baik bagi masyarakat. Pasalnya, acara tersebut bisa menjadi evaluasi masing-masing OPD saat penyaluran zakat yang minim.

“Minimal staf yang mewakili jika pejabat tidak bisa hadir. Jangan sempai ini menjadi contoh yang buruk untuk masyarakat, ini acara yang penting bagi kita semua,” keluhnya saat memberikan sambutan.

Ia menilai, Aparatur Negeri Sipil (ASN) seharusnya memberikan contoh yang baik untuk masyarakat agar tidak meremehkan acara yang semestinya dihadiri oleh seluruh ASN.

#Semoga,  kejadian ini tidak  terulang pada acara berikutnya. Ini acara penting saya juga tidak akan menuntut jika ini tidak ada kaitannya dengan dinas berkaitan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Serang Wardi Muslich mengatakan, perolehan gebyar zakat pada tahun 2018 mengalami penurunan. Sebelumnya tahun 2017 memperoleh Rp1,2 miliar, namun tahun 2018 hanya memperoleh Rp1,1 Miliar.

“Partisipasi dari Unit Pelayan Zakat di masing-masing Kecamatan belum optimal,” katanya.

Saat ini, Baznas Kabupaten Serang menargetkan perolehan zakat  tahun 2018 sebesar Rp12 Miliar. Sedangkan, hasil pengumpulan zakat di Baznas baru memperoleh Rp3,1 Miliar.

“Kita masih terus mengupayakan untuk memperoleh zakat sebesar mungkin agar bisa menyalurkan kepada warga yang kurang mampu,” imbuhnya.

 Wardi berharap, selama enam bulan terakhir akan mengupayakan perolehan dan mencapai target yang sudah ditentukan dan menghimbau instansi yang belum membayarkan zakat untuk segera menyalurkan zakatnya.

“Selama enam bulan kedepan kita upayakan bersama dan semoga target bisa terlampaui,” harapnya. (ink/red)