Beranda Kesehatan Sering Menunda Buka Puasa Tak Baik, Ini yang Terjadi Pada Tubuh

Sering Menunda Buka Puasa Tak Baik, Ini yang Terjadi Pada Tubuh

58
0
Ilustrasi - foto istimewa hellosehat.com

Dalam hadis menyebutkan bahwa ada baiknya kita menyegerakan berbuka puasa. Hanya saja, banyak orang yang berada di tengah-tengah perjalanan sehingga belum mampu berbuka puasa meski waktunya sudah tiba.

Sebagian orang bahkan hanya sempat minum segelas air dan baru mengonsumsi makanan beberapa jam kemudian.

Dilansir dari rakyatku.com pakar kesehatan menyebutkan, bahwa menunda berbuka puasa ternyata bisa membuat kadar gula darah turun drastis atau dalam dunia medis disebut sebagai hipoglikemia. Jika sampai hal ini terjadi, maka bisa membuat organ tubuh mengalami gangguan fungsi.

Salah satu organ yang akan sangat menderita jika kita menunda berbuka puasa adalah otak. Hal ini disebabkan oleh minimnya jumlah glukosa dalam tubuh, padahal, glukosa inilah yang menjadi sumber energi otak.

Hal ini tentu akan berimbas pada tubuh yang akan menjadi lebih lemas, lelah, pusing, menurunnya konsentrasi, badan gemetaran, jantung berdebar-debar, dan keluarnya keringat dingin.

Masalah lain yang bisa dialami jika menunda berbuka puasa adalah gastritis atau masalah asam lambung. Hal ini tentu akan membuat tubuh, khususnya perut akan terasa tidak nyaman, sehingga kita justru tidak bisa benar-benar menikmati makanan yang kita konsumsi.

Pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk menyegerakan berbuka dengan makanan yang kaya akan serat seperti sayur dan buah demi menetralkan keasaman dalam perut.

Jika kita bahkan tidak sempat minum meski waktu berbuka sudah tiba, hal ini bisa membuat kita lebih rentan terkena dehidrasi. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tak segera mendapatkan asupan cairan setelah seharian penuh tidak mendapatkan asupan cairan apapun.

Sebaiknya, segeralah konsumsi air putih atau jus buah segar saat berbuka. Hindari minuman bersoda dan minuman berkafein saat berbuka demi mencegah hilangnya kembali cairan tubuh. (Red)