Beranda Pemerintahan Gedung SDN Bantar Panjang dan Ranca Dadap Segera Dibangun

Gedung SDN Bantar Panjang dan Ranca Dadap Segera Dibangun

42
0
Ilustrasi - foto istimewa google.com

SERANG – Gedung SDN Bantar Panjang dan SDN Ranca Dadap yang berlokasi di Kecamatan Cikeusal akan dibangun setelah lebaran tahun ini. Hal itu terungkap pasca kedua paket lelang proyek pembangunan gedung sekolah tersebut telah memiliki pemenang tender.

Kepala Bagian (Kabag) ULP Setda Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan untuk SDN Bantar Panjang, pemenang lelangnya adalah CV Timbul Rizky.

Saat ini tahapannya sedang masuk masa sanggah, jika tidak ada sanggahan maka setelah itu akan langsung masuk Surat Penunjuk Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ). “Setelah itu langsung kontrak,” ujarnya di ruangannya, Senin (4/6/2018).

Okeu menuturkan, anggaran yang akan digunakan untuk SDN Bantar Panjang Rp850 juta dengan penawaran Rp765 juta dengan kalender kerja empat bulan jadwal konstruksi. “Kalau lokasinya masih sama disitu (lokasi lama),” katanya.

Untuk saat ini, semua dokumen Detail Enginering Design (DED) sudah lengkap. DED itu telah disusun sesuai dengan kondisi tanah dan bangunan yang ada.

“Jadi Insha Allah habis lebaran bisa dibangun. Karena masa sanggahnya kan sampai tanggal 4 Juni ini. Jadi minggu ini SPPBJ dan kontrak sudah ada, paling lama semingguan,” tuturnya.

Ia mengakui, jika sebelumnya SDN yang kini siswa siswinya belajar di tenda tersebut sempat gagal lelang. Hal itu terjadi karena ada salah satu file yang ke hidden (tersembunyi). Kondisi itu terjadi hampir pada semua penawar.

“Jadi pada saat di komputer mereka muncul hitungannya sama tapi pas di PDF kan ke tutup. Sedangka Pokja itu hitungannya manual satu persatu, nah itu enggak memenuhi persyaratan, makanya gagal lelag, tapi langsung tayang ulang,” katanya.

Sedangkan untuk SDN Ranca Dadap, kata Okeu, pemenang tendernya adalah CV Golden Banana. Karena pemenang lelang Ranca Dadap lebih dulu, maka proses pembangunannya pun kemungkinan akan duluan.

“Pagu anggarannya itu Rp850 juta dari penawaran Rp753 dan sama empat bulan konstruksi. Kedua perusahaan itu dari Kabupaten Serang,” ujarnya. (ink/red)