Beranda Pemerintahan Menkum HAM Sebut Banyak Pulau di Pandeglang Rentan Disusupi Orang Asing

Menkum HAM Sebut Banyak Pulau di Pandeglang Rentan Disusupi Orang Asing

240
0

PANDEGLANG – Kepala Kantor Wilayah  Kemenkum HAM Banten, Dewa Putu Gede menyebutkan, banyaknya pulau-pulau kecil dan garis pantai yang panjang yang dimiliki Kabupaten Pandeglang menjadi resiko tersendiri bagi Pandeglang.

Dikatakan Putu, 51 pulau yang dimiliki Pandeglang sangat berpotensi disusupi orang asing dengan tujuan yang tidak baik, ditambah panjang pantai serta lautan yang berbatasan langsung dengan laut lepas menjadi sangat mudah disusupi.

“51 pulau itu sangat memungkinkan akan dimanfaatkan yang tidak baik, terkait dengan narkoba, terkait dengan penyelundupan orang, perdagangan manusia (human trafficking) bisa saja terjadi, bahkan untuk pencucian-pencucian (kejahatan) yang lain bisa juga terjadi,” katanya, Rabu (23/5/2018).

Oleh sebab itu, kata Putu, Kemenkum HAM telah membentuk Tim Pengawas Orang Asing (PORA) hingga tingkat kecamatan, dimana diharapkan masyarakat dapat melaporkan keberadaan orang asing disekitarnya kepada Tim Pora kecamatan yang berada di daerahnya masing-masing.

“Kami dengan ketentuan perundangan telah membentuk tim PORA sampai tingkat kecamatan. Karena orang asing menginap di perumahan-perumahan penduduk di desa-desa itu, kami telah membentuk Tim PORA dan sekretariatnya di Kantor Wilayah (Kanwil),” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, harus ada kerjasama antara aparat penegak hukum dalam menjaga pantai dan pulau yang berada diwilayah hukum Pandeglang agar tidak disusupi orang asing.

“Kalau kami (Pemda) sipatnya mengedukasi masyarakat, kalau kejahatan yang sipatnya dari luar kami tidak paham itu makanya harus duduk bareng dengan aparat penegak hukum untuk menjaga laut dan pulau kita dari masuknya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya.

Terlebih kata Irna, belum lama ini beredar kabar penangkapan bandar narkoba di Batam dengan tujuan Tanjung Lesung-Pandeglang juga harus mendapatkan perhatian lebih baik dari Pemda maupun aparat penegak hukum, agar jangan sampai Pandeglang menjadi tujuan berlabuh bagi orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Terakhir kemarin yang sangat viral adalah ditangkapnya bandar narkoba di Batam yang katanya mau menuju Tanjung Lesung, itu juga salah satu yang harus kita antisipasi,” tutupnya. (Med/Red)