Beranda Hukum 2.100 Kendaraan di Cilegon Ditilang Selama Operasi Patuh Kalimaya 2019

2.100 Kendaraan di Cilegon Ditilang Selama Operasi Patuh Kalimaya 2019

448
0
Petugas Satlantas Polres Cilegon memeriksa kelengkapan kendaraan pengendara - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Satlantas Polres Cilegon telah melakukan penilangan sebanyak 2.100 lebih kendaraan dalam Operasi Patuh Kalimaya 2019. Jumlah penilangan itu merupakan hasil sejak 29 Agustus hingga 9 September 2019.

Diperkirakan jumlah pengendara yang terkena tilang bakal bertambah, mengingat program razia kendaraan tersebut bakal berakhir pada 11 September 2019 mendatang.

Kepala Unit Lakalantas pada Satlantas Polres Cilegon IPDA Haris Munandar mengatakan, sejak digelarnya Operasi Patuh Kalimaya 2019 banyak pengendara yang terkena tilang baik roda dua maupun kendaraan roda empat.

“Hingga saat ini jumlah pengendara yang terkena tilang sekitar 2.100 kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemungkinan terus bertambah hingga 11 September 2019 nanti,” ujarnya ditemui disela razia di Kawasan Bonakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Senin (9/9/2019).

Dikatakan bahwa dalam penindakan operasi Kalimaya 2019 tersebut pihaknya banyak menindak pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraannya seperti tidak memiliki SIM, melawan arus dan tidak memakai helm.

“Kalau untuk kendaraan roda empat kita tindak yang tidak menggunakan safety belt dan kelengkapan kendaraannya,” terangnya.

IPDA Haris menambahkan bahwa razia kendaraan akan terus dilakukan di tempat berbeda setiap harinya. Namun demikian ternyata masih banyak pengendara yang masih kurang patuh. Sehingga terpaksa ditilang.

“Kalau pengendara roda empat sudah mulai patuh yah, namun untuk kendaraan roda dua masih kurang patuh. Namun akan tetap kita bina dan beri sanksi tilang,” imbuhnya.

Dia menuturkan bahwa dalam razia Operasi Patuh Kalimaya 2019 itu pihaknya juga bekerja sama dengan Samsat Cilegon guna menindak para pengendara yang telat bayar pajak.

(Man/Red)