Beranda Pemilu 2024 18 Petugas Adhock di Banten Meninggal, Ini Datanya

18 Petugas Adhock di Banten Meninggal, Ini Datanya

Ilustrasi - foto istimewa google.com

SERANG – Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, selalu dikonotasikan dengan kemeriahan, keramaian. Namun, di tengah hingar-bingar kemerihan itu, terselip kabar duka.

Kabar duka ini bukanlah datang dari peserta Pemilu 2024, namun dari penyelenggara adhock di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang meninggal demi mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun baik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten terdapat 18 orang petugas adhock, dengan rincian 17 orang KPPS dan satu orang PTPS yang meninggal baik pada saat hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 lalu, dan pasca pemungutan suara.

Adapun rinciannya, untuk KPPS yang meninggal hingga 24 Februari 2024, Kabupaten Tangerang, terdapat tujuh orang KPPS dan petugas Linmas yang meninggal, yaitu :
1. Satriyawan, Anggota KPPS TPS 86, Desa Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis.
2. Misbak, Ketua KPPS TPS 13, Desa Mauk Timur, Kecamatan Mauk.
3. Amat, Ketua KPPS TPS 08, Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi.
4. Asil Bahrudin, Anggota KPPS TPS 27, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji.
5. Ridip Wilyawan, Anggota KPPS TPS 09, Desa Cirarab, Kecamatan Legok.
6. Isroil Asmuni, Ketua KPPS TPS 04 Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri
7. ⁠Nurdin, Petugas Ketertiban (Linmas) TPS 33, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapadua.

Kabupaten Serang terdapat dua KPPS dan satu PTPS yang meninggal, yaitu:

1. Budi Hermawan: Petugas Ketertiban TPS 13, Desa Plawad, Kecamatan Ciruas.
2. Heri Hermawan, Anggota KPPS TPS 09, Desa Bojot, Kecamatan Jawilan.
3. Supardi, Pengawas TPS 13, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal.

Kota Tangerang
1. Mas’un, Petugas Ketertiban TPS 55, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang.

Kota Tangerang Selatan
1. Pedrik, Anggota KPPS TPS 20, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara.
2. Tolasan, Petugas Ketertiban TPS 71, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren.

Kota Cilegon
1. Santo, Anggota KPPS TPS 11, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.
2. ⁠Lasmiyatun, Anggota KPPS TPS 07, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol.

Kota Serang
1. Juned, Petugas Ketertiban TPS 56, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

Kabupateb Lebak
1. Nurdin Royani, Petugas Ketertiban TPS 03, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar.

Kabupaten Pandeglang
1. Enih M, Petugas Ketertiban TPS 04, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran.

Ketua KPU Banten, Muhamad Ihsan mengatakan, membenarkan adanya belasan petugas KPPS dan petugas Ketertiban yang meninggal baik pada saat hari pemungutan dan penghitungan suara 14 Februari hingga pasca hari H.

“Untuk total KPPS dan Petugas Keteriban meninggal (ada) 17 Orang. KPPS 10 orang dan tujuh orang Petugas Ketertiban TPS,” kata Ihsan, Minggu (25/2/2024).

Ihsan menjelaskan, rata-rata penyebab kematian KPPS disebabkan karena kelelahan, sesak nafas hingga serangan jantung.

“Dari beberapa korban meninggal dunia sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, kemudian meninggal,” jelasnya. (Mir/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News

Dukung BantenNews.co.id untuk terus menyajikan jurnalistik yang independen. Klik disini