Beranda Pemerintahan 17 Kecamatan di Pandeglang Ini Rawan Bencana Longsor dan Banjir

17 Kecamatan di Pandeglang Ini Rawan Bencana Longsor dan Banjir

Ilustrasi - foto istimewa google.com

PANDEGLANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang mengungkapkan ada 17 kecamatan di Kabupaten Pandeglang rawan terjadi bencana longsor dan banjir setiap tahunnya.

Titik rawan longsor berada di Kecamatan Jiput, Carita, Cadasari, Banjar dan Kecamatan Karangtanjung. Sedangkan untuk daerah rawan bencana banjir ada 12 kecamatan di antaranya Kecamatan Munjul, Panimbang, Sobang, Sukaresmi, Sindangresmi, Patia, Pagelaran, Bojong, Picung, Saketi, Labuan dan Carita.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pandeglang, Endan Permana menyampaikan, sejauh ini memang belum ada laporan bencana longsor maupun banjir, namun sudah ada laporan dari pihak kecamatan mengenai titik longsor di Kecamatan Banjar.





“Kalau di daerah, kami sudah ada laporan dari pak camat mengenai titik longsor di Kecamatan Banjar, dimana sudah ada laporan yang rawan longsor yang diakibatkan gerusan air sungai dan curah hujan,” ujar Endan, Sabtu (15/12/2018).

Berdasarkan hasil rapat di BNPB, kata Endan, puncak musim penghujan ada di Januari sampai Februari, hujan disertai angin kencang diperkirakan akan melanda Pandeglang sampai awal tahun 2019 mendatang. Mengingat hujan yang terus melanda Pandeglang, ia mengaku BPBD sudah melakukan persiapan untuk menanggulangi bencana banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Kalau untuk persiapan menghadapi bencana banjir kami sudah siap, termasuk peralatannya kami sudah koordinasi dengan BPBD Provinsi Banten dan pusat kalau misalnya ada kejadian kami langsung kontek dan mereka siap membantu dengan peralatan karena peralatan kami masih terbatas,” pungkasnya. (Med/Red)