Beranda Peristiwa 165 Kamar Hotel Kyriad Tangerang Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19

165 Kamar Hotel Kyriad Tangerang Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19

Petugas melakukan penyemprotan di salah satu kamar Hotel Kyriad yang bakal dijadikan tempat isolasi pasien OTG, Minggu (4/10/2020)

TANGERANG – Ratusan kamar Hotel Kyriad, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang bakal dijadikan lokasi isolasi mandiri pasien Covid-19. Sejumlah persiapan sekarang dilakukan oleh Dinas Kesahatan (Dinkes) Kota Tangerang.

Sekretaris Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengatakan, kapasitas Hotel Kyriad ada 165 tempat tidur dan bisa digunakan mulai besok.

“Sekarang petugas masih mempersiapkan beragam alat medis yang dibutuhkan, dan beberapa kebutuhan pelengkap lainnya. Sehingga Senin (besok-red) nanti semua sudah siap dan proses pemulihan jauh lebih mudah,” katanya, Minggu (4/10/20).

Ia mengungkapkan, lokasi isolasi mandiri Hotel Kyriad ini dikhususkan bagi pasien positif covid-19 tanpa gejala. Sejauh ini, Dinkes telah mempersiapkan 16 tenaga Kesehatan yang akan bertugas di lokasi isolasi Hotel Kyriad.

“Tenaga medis bisa saja berkurang atau bertambah sesuai situasi dan kondisi nanti sepanjang proses penanganan,” ungkapnya.

Dini berharap dengan lokasi isolasi yang nyaman, pasien bisa lebih cepat proses pemulihannya. “Tak terkecuali para tenaga medis yang bisa bekerja lebih maksimal dengan lokasi yang mendukung dan kelengkapan alat medis yang memadai,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menegaskan dengan ketersediaan ruang isolasi yang memadai, dapat mendukung percepatan pemulihan.

“Keberadaan lokasi-lokasi isolasi mandiri yang disediakan Pemkot Tangerang semoga menjadi salah satu solusi untuk mengurangi potensi penularan, terlebih mengurangi angka penularan pada kluster keluarga,” ungkap Walikota Tangerang dua periode itu.

Ia menuturkan, hingga saat ini ketersediaan kamar tambahan sebanyak 210 yang tersedia dibeberapa lokasi sudah penuh.

“Tapi, Pemkot Tangerang terus berkomitmen melakukan penanganan kasus covid-19 dengan maksimal. Baik dari sisi fasilitas, tenaga medis atau kebutuhan masyarakat Kota Tangerang, selama pandemi belum berakhir,” pungkasnya.

(Wan/Red)