Beranda Pemerintahan 14 Kapal dan 1 Helikopter Sisir Selat Sunda Cari 8 Orang Hilang

14 Kapal dan 1 Helikopter Sisir Selat Sunda Cari 8 Orang Hilang

Heli Basarnas melakukn pencarian lima jurnalis dan 3 ABK yang hilang saat meliput GAK. (Iyus/bantennews)

PANDEGLANG — Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima, Sabtu (12/9/2026).

Tim SAR Gabungan memperbesar kekuatan pencarian dengan mengerahkan 14 kapal dan satu helikopter.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria mengatakan, tim SAR memperluas penyisiran ke sejumlah titik yang berdasarkan analisis data memiliki kemungkinan menjadi lokasi speedboat yang membawa delapan korban.

“Tadi kami diapit oleh Tim SAR gabungan. Ada 14 kapal yang bergerak dan ditambah satu helikopter untuk mencari titik-titik yang berdasarkan data yang diproses tim SAR diduga memiliki potensi keberadaan kapal tersebut,” kata Nezar di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026).

Tim SAR juga menindaklanjuti setiap informasi yang masuk, termasuk petunjuk dari sekitar Pulau Sebesi yang menjadi salah satu fokus pencarian.

Nezar mengatakan, tim memperluas klaster pencarian agar penyisiran mencakup wilayah perairan yang lebih luas.

“Pada hari ini pencarian kembali dilakukan dengan memperluas klaster pencarian,” ujarnya.

Komdigi ikut membantu operasi melalui pemantauan jaringan telekomunikasi. Nezar mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi membantu menemukan korban.

“Kita terus memantau, terus mencari, dan memanjatkan doa bersama seluruh masyarakat Indonesia agar proses pencarian ini diberikan kekuatan dan kita bisa menemukan delapan keluarga kita yang berada di perairan Selat Sunda,” ucapnya.

Hingga hari kelima, tim SAR masih memburu M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (freelance), serta tiga awak kapal yakni Warta, Sukarman, dan Heriyanto.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd